Jumat, 11 Oktober 2013

SELENDANG & SORBAN



Menjelajah alam fikir,
Saat cuaca bathin tak bersahabat,
Hanya angin menderu bersuara sepi,
Meluruhkan bulir bulir rindu hampa.
Menunas kini benih yg kau Tanam menjadi Janinku.

Janjimu kau sulam menjadi selendang
Tapi yg datang padaku hanya selembar sorban

Akankah Satu daun gugur bertulis namamu
Lalu kamu menghilang
Bersama harum kamboja dan belukar meranggas.
Aku Tidak Pernah Menyesal
Meski Rangkaian janjimu berbuah Sumpah Serapah.

Tinggallah Aku,
Dengan Kokoh Berdiri
Diantara Gemuruh Goncangan Problematika
Menyulam Butiran Air Mata
Yang Nyata tak terurai

Dalam Kegamangan Tiada Arah
Duhai penjaga hati…
Pahamilah bathin ini…
Aku Bukan wanita berkalung sorban~~~

0 komentar:

Posting Komentar

Labels

Entri Populer