Kamis, 26 September 2013

SENSASI SEBUAH PERJUMPAAN





     Sendiri Kujalari Roda Vario CBS-Ku
     Menjemput saat kau Datang,
     Toek Menyulam Kembali Rajutan Hati
     Tautkan Kembali Jiwa kita
     Yang Terhempas

Gilasan Roda Jalanan terasa ngalir di nadi
Kau mengerjapkan Harap serupa sayap-sayap punai
Garang menyisir desir Kemacetan
Bercermin Harapku pada langit
Kembali terasa dan teraba katup jantung
Memompa mahadaya cinta dan senja
kembali berwarna

Ngurah Rai, 26 September 2012

MENGAGUMIMU





Semua Hal kini Menjadi Masalah
Karena aku pernah salah
Dan selalu saja salah
Semua akhirnya tak berharga…

Aku Mengagumimu
Sampai kapanpun akan tetap Mengagumimu
Tapi kenapa karenanya bulan murung…?
Bintangpun ikut muram…?

Aku Membutuhkan PerTolonganmu
Luka ini terlalu perih untuk kuhela sendiri.
Bibir ini kelu
Terkunci Rapat oleh Gembok Lara
Lidah ini kaku
Oleh tetesan air mata yang mengkristal

Sungguh...Seandainya kau tahu
Betapa susahnya mengumpulkan semua serpihan hati ini
Betapa aku merindukan kita yang dulu

Dibawah Tiang Bendera, Saling Memuji dan Mengagumi…

TERTEKAN





Jengah dengan kehidupan ini
Diam salah, Ngomong Apalagi
Langitpun ikut Kelam
Bumi Malah Berduka
Angin hanya terdiam lewat begitu saja
Suara Kering Hujan yang Harusnya Menyejukkan,
Justru Terasa sangat Menusuk,
Datang Lewat Gelegar Suara Sindiran dan Makian untukku…
Darimu suami Impianku, Dulu, Kini dan Selamanya...

L E G A K U




Syukurku terangkai hingga tepian Hari,
Menakar Sabar hingga Terurai Waktu.
Kesulitan demi kesulitan mulai terasa wajar,

Jiwa ini telah melebihkan syukur daripada mengeluh…
Hati ini telah melebihkan sabar daripada menangis.
Lalu cinta-Mu menjelma dalam sebuah Senyum Kelegaan.

Terima kasih Ya Allah, Engkau kembalikan Ruh-ku setelah Penat Mengembara di Hari-hariku...
x

DO’A DALAM KERINDUAN




Anakku…
Hancur hati Mama saat itu,
Menangispun tiada guna.
Engkau terrampas, tertinggal hanya dengan selembar baju dibadanmu.

Mama tidak bisa terpaku terlalu Lama, Bertahan tak mungkin,
Akhirnya Mama Harus Meninggalkanmu dengan segala Kepasrahan.
Dengan satu Tekad, Mama Pasti akan kembali untukmu anakku..

Menyesal dahulu mama mengijinkanmu toek pamit Padanya,Pada Bapa tua itu,,, yang akhirnya Merampas Hak dan Hidupmu toek tetap tinggal..

Mama selalu meriindukanmu sayang,,, Mama Kembali lagi, tapi engkau tidak bisa mama temukan lagi,
Engkau diintimidasi, disembunyikan, entah dengan maksud apa…
Kalian dua orang kesatriku dipsiahkan..
Tanpa Nurani, hanya karna keegoisannya,
Keegoisan seorang Bapak yang tidak mempunyai Nurani,,ingin menguasai diri dan hidupmu…

Tabahkan jiwamu Satriaku,,,
Baik-baiklah disana…
Tetaplah Tegar…
Sehatlah selalu…
Beradalah selalu dijalan Allah…
Mama disini selalu mendoakanmu sayang.
Rajinlah belajar,dan belajarlah dengan baik.

Akhirnya Mama Pasrah akan keadaan,,,
Engkau Kesatriaku akan memberikan yang terbaik untuk Tabahku.


Hiduplah dengan baik Anakku, ADI KURNIADI PRATAMA,


Mama Menyayangimu dengan Do’a- do’a Mama..
Tabahkan Hatimu sayang…
Jangan nakal…
Mama selalu Merindukanmu…


Selalu…

ANUGERAH YANG PALING BERHARGA





Ada sebuah telaga indah, airnya sejuk, jernih dan tenang.
Permukaannya berkilau, bukan hanya karena memantulkan Sinar Rembulan, namun Batu – batu Pualam yang ada di dasarnya juga memancarkan cahaya.
Kedamaian selalu meliputinya. Sayangnya, telaga itu tak mudah di jangkau. Ia terletak di tengah hutan lebat yang dipagari oleh semak berduri.
Pepohonan tinggi dan binatang buas menghadang setiap langkah ke sana.
Siapa pun yang mampu menemui dan mereguk keindahannya, raja rimba pun tunduk dan patuh padanya.

TELAGA itu adalah HATI NURANI kita, yang senantiasa menyerukan ketentraman batin. Kesejukan regukan airnya memberi makna pada hidup Kita.
Sedangkan RIMBA LEBAT PENUH DENGAN BINATANG BUAS adalah wujud dari Pikiran, Emosi, Hawa Nafsu dan Persepsi Indrawi yang selalu menghalangi jalan Kita. Tanpa disadari ia pun dapat melukai diri Kita. Namun, bila anda telah menemukan suara Hati Nurani itu, maka Kekuatan dan Kedamaian melingkupi Kita.
Temukan telaga jernih milik Kita. Itulah anugerah paling berharga yang harus Kita Pegang Teguh dalam hidup ini. 

Labels

Entri Populer